rss
twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Harga Sebuah "KECERDASAN"

Ketika seorang anak SMU atau yang sederajat telah dinyatakan lulus, maka sebahagian besar dari mereka  akan mempunyai impian agar dapat diterima dibangku Universitas Negeri dimana mereka dapat mengenyam sebuah pendidikan yang berbeda dari yang biasa mereka dapatkan selama beberapa tahun.
Terpancar dari mereka sebuah kesenangan atau malah sebuah kebanggaan semu akanidahnya sebuah keidupan yang penuh dengan dinamika dan retorika-retorika yang mampu menggoyang rezim sang penguasa. Terrbayang di benak mereka sebuah diskusi dipojok-pojok ruanga ditemani dengan segelas kopi yang dikeroyok oleh beberapa orang. Belumlagi piukiran-pikiran romantis yang telah banyak mereka dengar dari kakak mereka, sebagai selingan dikala sedang mengikuti rapat-rapat atau pertemuan pertemuan yang diadakan oleh lembaga kemahasiswaan. Ataupun juga pikiran tenang interaksi antara dosen dan mahasiswa dalam membahas suatu persoalan tang didapat.

Mendidik Perempuan adalah Mendidik Bangsa

SEJAK tahun 1975, tahun pertama konferensi dunia mengenai perempuan, di Meksiko, muncul kesadaran bahwa apa yang terjadi terhadap perempuan akan berdampak besar pada kesejahteraan umat manusia. Anggapan perempuan adalah pewaris pasif dari pertumbuhan dan pembangunan sosial semakin berkurang. Perempuan adalah pemain kunci yang akan menentukan nasib bangsa lewat anak-anak mereka.
Meskipun ada kemajuan, namun sebenarnya kemajuan tersebut tidak dirasakan sebagai hal yang signifikan terutama pada perempuan kelas bawah. Masih cukup banyak perempuan yang menganggur tidak punya pekerjaan meskipun ingin bekerja, atau bekerja di sektor informal yang penuh persaingan dan terkadang hasilnya kurang menjanjikan. Walaupun ada upaya menjamin persamaan di bidang ekonomi dan sosial, namun diskriminasi sebenarnya masih tetap berlangsung, dan kekerasan terhadap perempuan tetap berlanjut.

Sentralisme Demokrasi dan Struktur Organisasi


Mengarahkan Organisasi

Sifat dari organisasi adalah kumpulan orang, kumpulan kepala yang masing-masing mengalami dan melakukan proses pembentukan yang berbeda-beda. Organisasi adalah benda dan orang yang bergabung di dalamnya adalah pengemudi sekaligus mesin-mesin "kendaraan" ini. Organisasi adalah alat untuk mencapai sebuah tujuan, karenanya persoalan bagaimana mencapai tujuan itulah pengarahan jalan organisasi menjadi penting. Dengan berbeda-bedanya proses yang dialami dan dijalankan dalam setiap individu yang bergabung dalam organisasi, maka ide-ide untuk mengarahkan organisasi juga akanlah berbeda-beda.

 

Manajemen Organisasi

Dalam membangun sebuah organisasi baru, sering muncul kecenderungan untuk segera melebarkan jaringan kerja organisasi ke seluruh wilayah negeri. Hal ini sering dilakukan tanpa memperhatikan kelangkaan dan keterbatasan kader organisasi, dimana mereka pun seringkali masih berpencaran di mana-mana. Sebagai akibatnya, organisasi tidak mampu merecruit anggota-anggota baru. Meskipun organisasi berhasil membangun sistem jaringan yang kuat dalam jangka beberapa tahun saja, namun ia gagal dalam membangun basis yang kuat di setiap kota industri terpenting.   

Filsafat Emperisme

1. Pengertian filsafat empirisme
Salah satu konsep mendasar tentang filsafat ilmu adalah empirisme atau ketergantungan pada bukti. Empirisme adalah cara pandang bahwa ilmu pengetahuan diturunkan dari pengalaman yang kita alami selama hidup kita. Di sini, pernyataan ilmiah berarti harus berdasarkan dari pengamatan atau pengalaman.Oleh karena itu Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan tentang kebenaran yang sempurna tidak diperoleh melalui akal, melainkan di peroleh atau bersumber dari panca indera manusia, yaitu mata, lidah, telinga, kulit dan hidung. Dengan kata lain, kebenaran adalah sesuatu yang sesuai dengan pengalaman manusia. Dengan kata lain, kebenaran adalah sesuatu yang sesuai dengan pengalaman manusia.

Kapitalisme Modern, Komunisme, Dan Sosialisme Masa Kini



 1. Bagaimana teori dan pelaksanaan kapitalisme klasik?

Selama abad ke-18 dan khususnya abad ke-19, sistem kapitalisme klasik dianut oleh banyak negara di dunia dimana pada masa itu diterapkan oleh negara-negara yang sudah maju di bidang ekonomi seperti Inggris, negara-negara Eropa Barat , dan Amerika. Kapitalisme klasik berlandaskan pada seluruh ajaran-ajaran Adam Smith (1723 - 1790), seorang ahli ekonomi berkebangsaan Inggris yang menulis buku “An Inquiry Into The Nature And Causes of Wealth of Nations” (1766).

Bukan Memilih Pemimpin "Ahistoris"


PELOPOR terapi Gestalt, Frederick S Perls, memperingatkan betapa komunikasi verbal (komunikasi lewat kata) biasanya merupakan kebohongan. Komunikasi lewat kata-kata menyembunyikan esensi pribadi manusia penyampainya.
Bagi Perls, komunikasi yang riil (nyata dan sejati) melampaui sekadar kata-kata (Perls, 1969). Maka, Perls menekankan betapa perlunya manusia memerhatikan dan menyadari kesenjangan (incongruities) antara kata-kata seseorang dan apa yang dilakukan oleh orang tersebut.

KORELASI FILSAFAT DAN AGAMA

Kiranya tidak perlu sebuah uraian panjang lebar tentang filsafat agama. Filsafat agama adalah filsafat yang membuat agama menjadi obyek pemikirannya. Dalam hal ini, filsafat agama dibedakan dari beberapa ilmu yang juga mempelajari agama, seperti antropologi budaya, sosiologi agama dan psikologi agama. Kekhasan ilmu-ilmu itu adalah bahwa mereka bersifat deskriptif.

Demokrasi Dalam "KAMUS" Islam


Perdebatan seputar syariat Islam hingga kini masih sering  mencuat ke permukaan berkenaan dengan upaya-upaya demokratisasi di pelbagai negara Muslim, termasuk di Indonesia. Satu pertanyaan yang sering terlontarkan adalah:

"apakah mungkin meneggakkan demokrasi atas dasar Islam?"

Pentingnya "Kemerdekaan Berpikir" dalam Pendidikan



TULISAN S.N. Ratmana yang berjudul Pendidikan Kita Bikin Sesak Napas? (Kompas, 2/10/1996), sangat menarik untuk dibicarakan dan didiskusikan. Penulis begitu merisaukan dunia pendidikan di Indonesia (kini) yang seakan sudah tidak diketahui arah dan tujuannya. Di lain pihak kita begitu mendambakan lahirnya anak didik yang berprestasi dan bernilai baik, tetapi di lain pihak kita sendiri mengabaikan norma-norma dasar pendidikan (pedagogik) yang semestinya, yakni pendidikan yang didasarkan atas penjiwaan dan naluri nurani anak didik sendiri.
Dalam tulisan ini saya mencoba untuk sekadar menambah atau mempertajam kegelisahan apa yang telah dipaparkan oleh S.N. Ratmana. Dan menurut pandangan saya, dunia pendidikan kita sekarang bukan saja sudah "terjangkit" penyakit sesak napas, tetapi sudah (mungkin) lebih menjurus pada stadium penurunan mutu pendidikan.

Benang Kusut Pendidikan



JIKA direnungkan, lama-lama kekusutan permasalahan pendidikan di Tanah Air ini ibarat pasien yang mengalami komplikasi. Gawatnya lagi, di samping permasalahan kronis yang tidak kunjung tertangani, seperti pengelolaan ketenagaan yang kurang hirau efisiensi dan efektivitas, serta masalah mutu guru yang akarnya merambah dari hilir ke hulu sehingga tidak mungkin dibenahi hanya melalui pembinaan dalam-jabatan, juga bermunculan faktor-faktor risiko baru berupa pilihan kebijakan yang kontraproduktif.

PRIBADI SEHAT DAN KUAT

Narkoba adalah istilah yang sangat sering kita dengar dalam kehidupan, media massa, media elektronik. bahkan jika kita tidak waspada narkoba bisa meracuni kehidupan keluarga terdekat kita, baik itu suami, istri, anak, saudara bahkan narkoba juga merambah sampai orang tua.
Indonesia merupakan wilayah strategis bagi perdagangan dunia, bahkan bagi peredaran narkoba indonesia ibarat "jalur sutra" untuk menyebarkan barang yang bisa merusak generasi muda dunia, kusus nya indonesia. untuk itu bagi seluruh masyarakat dan orang tua indonesia agar "memenjarakan" anak dan orang-orang terdekat nya dari narkoba.

Pahlawan Bagi Masyarakat Indonesia

Sebagaimana biasanya setiap tanggal 10 November bangsa Indonesia merayakan Hari Pahlawan. Momentum perayaan ini tentunya bukan hanya sekedar hadiah, melainkan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa, raga dan hartanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Bila kita menengok sejarah masa lalu, perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah di bumi pertiwi ini, tidak bisa dibayar dalam bentuk apapun.Mereka rela bertempur mati-matian di medan perang , dan tak pernah gentar meski nyawa menjadi taruhannya.Maka dari itu, kita wajib menundukkan kepala untuk mengenang jasa-jasa mereka saat hari pahlawan 10 November ini.

Refleksi Tahun Baru Hijriah

Tidak terasa, bulan demi bulan, tahun demi tahun berlalu. Kita kembali memasuki bulan Muharram, menandai datangnya kembali tahun yang baru. Tidak seperti ketika datang Tahun Baru Masehi yang disambut dengan penuh semarak oleh masyarakat, Tahun Baru Hijrah disikapi oleh masyarakat kita biasa-biasa saja.
Memang, Tahun Baru Hijrah tidak perlu disambut dengan kemeriahan pesta. Namun demikian, sangatlah penting jika Tahun Baru Hijrah dijadikan sebagai momentum untuk merenungkan kembali kita saat ini. Tidak lain karena peristiwa Hijrah Nabi saw. sebetulnya lebih menggambarkan momentum perubahan masyarakat ketimbang perubahan secara individual. Peristiwa Hijrah Nabi saw. tidak lain merupakan peristiwa yang menandai perubahan masyarakat Jahiliyah saat itu menjadi masyarakat Islam. Inilah sebetulnya makna terpenting dari peristiwa Hijrah Nabi saw.

Komentar mu